Surabaya | radarbangsatv.com – 8 Mei 2025 — Indonesian Orthopaedic Association (IOA) sukses menyelenggarakan 73rd Continuing Orthopaedic Education (COE) pada Kamis, 8 Mei 2025, bertempat di Vasa Hotel Surabaya. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang konsisten digelar untuk memperkuat kompetensi dan kolaborasi di kalangan tenaga medis ortopedi Indonesia.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. dr. Ismail Hadisoebroto Dilogo, SpOT. Subsp.PL(K) menjelaskan bahwa kegiatan COE tidak hanya berfokus pada peningkatan ilmiah, tetapi juga pelayanan nyata kepada masyarakat.
“Acara ini merupakan acara tahunan yang memang sudah ada susunan acara yang berkelanjutan dan berkesinambungan. Kali ini ada pelayanan masyarakat yang bertempat di Sumenep, berupa operasi, kemudian ada poli umum di poliklinik, seminar untuk masyarakat awam, serta seminar bagi tenaga kesehatan, dokter, dan perawat. Kegiatan dilanjutkan dengan workshop untuk melatih dokter-dokter agar semakin terampil dan memberikan pelayanan terbaik serta lebih profesional,” paparnya.
Acara workshop terdiri dari lima kategori pelatihan, yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan teknis para dokter ortopedi di berbagai subspesialisasi.
Lebih dari itu, COE ke-73 ini juga menghadirkan combine meeting dengan dua organisasi ortopedi dunia, yaitu American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS) dari Amerika Serikat dan organisasi ortopedi dari Korea Selatan, sebagai bagian dari upaya transfering knowledge dan kolaborasi internasional.
dr. Nur Flora Nita Taruli Basa Sinagar, dr., SpOT., SH., MH., M.Kes., yang juga menjadi narasumber dalam acara ini, menekankan pentingnya penggunaan teknik minimally invasive dalam prosedur ortopedi modern yang berdampak positif bagi efisiensi pemulihan dan biaya pasien.
Tak hanya forum ilmiah dan workshop, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kompetisi akademik, seperti poster presentation, oral presentation, dan olimpiade untuk pendidikan dokter ortopedi. Olimpiade ini dibagi menjadi dua tingkat: untuk peserta tingkat 1–2 dan tingkat 3–4, sebagai ajang evaluasi kemampuan dan semangat belajar para calon spesialis ortopedi.
Acara dihadiri oleh ratusan peserta dari seluruh Indonesia, mulai dari dokter spesialis, residen ortopedi, perawat, hingga akademisi. COE ke-73 ini menjadi simbol komitmen IOA untuk terus mendorong pendidikan kedokteran ortopedi yang berkelanjutan, inovatif, dan berstandar global.
( Agus Ningsih )





