Vaksinasi Covid-19 di Masjid, Pjs Kades Kace Induk: Kami Tidak Dimintakan Izin Apalagi Memberi Izin

Pjs Kades Kace Induk "RD" (Foto: Istimewa)

BANGKA l Radarbangsatv.com – Adanya protes warga di Desa Kace Induk, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terkait suntik vaksinasi Covid-19 di Masjid As-Salam, masih tetap diupayakan untuk dikonfirmasi, karena masih saja jadi pembicaraan hangat di kalangan warga masyarakat, Sabtu (10/4/2021).

Bhabinkamtibmas Desa Kace Induk, saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan, kalau untuk permasalahan itu, kami hanya sebagai keamanan saja.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa (Kades) Kace Induk yang berhak penuh, meskipun dia seorang Pjs Kades.

“Kades punya peranan penting, karena dia orang nomor satu di desanya, dia berhak menolak vaksinasi Covid-19 di masjid, dan Kades bisa memberi arahan, seumpama dilaksanakan di kantor Kades, di Posyandu atau di balai desa,” jelas Bhabinkamtibmas.

Bhabinkamtibmas Desa Kace Induk menyatakan, walaupun ada surat ataupun bentuk undangan, Kades berhak menolak, kalau memang dia menjalankan pemimpin untuk masyarakat. Seharusnya dia harus konplain, kenapa harus di masjid, masih banyak di tempat yang lain.”Begitu seharusnya menjadi Kades, ini malah Kades tidak konplain apapun, dan terkesan, diam,” ujarnya.

Pjs Kades Kace Induk “RD” saat dikonfirmasi tentang adanya kegiatan vaksinasi di Masjid As-Salam, apakah Kades mengetahuinya dan apakah sudah ada izin dari pihak pemerintahan desa, ia mengatakan kami dari pihak pemerintahan desa, tidak pernah dimintakan izin, apalagi diberikan izin.

“Kami hanya diberi informasi dari pihak masjid, dan itu bukan ranah kami, dan izinnya bukan dari kami, kami hanya menyampaikan ke masyarakat bagi yang mau aja pak,” ujar Kades.

Disinggung apakah dari pihak desa tidak menyangkal vaksinasi di dalam masjid dan memberi arahan, bahwa bisa di kantor Kades, di Posyandu, atau di balai desa. Pjs Kades Kace Induk berujar, kami mendapatkan surat dari pihak Masjid As-Salam, sehingga kami tidak bisa bicara apa-apa.

“Intinya kami dari pihak pemerintahan desa, tidak pernah memberi izin apapun. Ya, mudah-mudahan hal ini, buat pelajaran kami ke depannya,” tutup Pjs Kades Kace Induk.

Terpisah Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kace Induk “SB” saat diminta keterangan tentang suntik vaksin di Masjid As-Salam, melalui pesan WhatsApp nya, tidak menjawab, pesan tersebut telah ia baca, dan diduga SB pilih bungkam, meskipun adanya protes warga masyarakat Desa Kace Induk terkait vaksinasi itu. (Tim RB TV Babel Melaporkan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *