Sidoarjo | Dugaan pembiaran terkait judi sabung ayam di Desa Pepe, Kecamatan Sedati, menjadi tanda tanya besar di permukaan publik. setelah Viralnya di sosial Media sudah tampak kelihatan seperti Las Vegas banyaknya Sepedah Motor dan Mobil didalam arena kalangan. Senin (09/02/2026).
Publik kini desak terhadap APH setempat termasuk dari pihak Polsek Sedati, Polresta Sidoarjo, Polda Jawa Timur.
Pertanyaannya, Bandar Judi Sabung Ayam apakah ditangkap?., atau hanya pembiaran seakan pembakaran di arena tersebut hanya formalitas supaya Masyarakat mengetahui bahwa, APH setempat sudah bergerak berdasarkan laporan masyarakat sekitar.
Bedasarkan foto didalam pemberitaan dan Statemen pernyataan pihak Kapolsek Sedati kini Publik menilai ada yang tidak beres. sehingga, pembiaran semakin merajalela terkait judi sabung ayam di wilayah hukum Sidoarjo.
Mirisnya, bandar judi Sabung Ayam yang seharusnya di proses hukum namun, ditutupi dengan berita pecitra’an seakan markas tersebut sudah di musnahkan oleh APH setempat.
1.Mengapa harus menunggu Viral ?
2.Jika Sudah di kritik keras dan sudah Viral, Mengapa APH baru bertindak untuk membakar lokasi dan Bandarnya Kemana?
3.Ada apa dengan APH wilayah hukum Kecamatan Sedati Sidoarjo, Tutup Mata dan Telingah atau Hanya Sekedar membakar Arena Lokasi supaya bisa bermain kembali jadi, sistem buka tutup atau bagaimana?
Kapasitas kinerja kepolisian setempat di pertanyakan terhadap Masyarakat khususnya di wilayah hukum Sidoarjo terkait dugaan pembiaran Judi Sabung Ayam.
Publik dan masyarakat menilai susunan rapi permainan struktural judi sabung ayam di Sedati melibatkan oknum aparat hukum. baik dari pihak Polsek Sedati, dan Polresta Sidoarjo.
Citra Nama baik Polri,TNI, dan aparat hukum lainnya khususnya Kepala Desa Pepe dipertaruhkan.
Mafia hukum merajalela dengan berkelompok. untuk kepentingan bisnis agar bisa menikmati hasil bersama sistim pembagian Variasi.
Praktik Judi sudah jelas melanggar hukum. namun, masih marak perjudian sabung ayam di wilayah hukum Sidoarjo.
Ocehan dan kritikan keras warga sekitar menjadikan Viral di Sosial Media bahwa pembakaran Sabung Ayam di Desa Pepe, Sedati berkedok APH membakar arena lokasi supaya bisa menggelar aksi untuk membuka permainan Judi Sabung Ayam kembali.
Sementara itu, Supriyanto Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Generasi Muda Indonesia Cerdas Anti Korupsi (Gmicak), juga menyayangkan adanya pembakaran Markas Perjudian sabung ayam di Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Bandar dan Pelakunya tidak di tangkap. (Tim Sembilan)





